Laporan Praktikum 1 (Resistor)
LAPORAN PRAKTIKUM DASAR TEKNIK
ELEKTRO
Rangkaian Resistor
Disusun Untuk Melengkapi Tugas Mata
Kuliah
Praktik Dasar Teknik Elektro
Disusun Oleh :
Nama
: Suprianto
NIM
: 5301414005
Nama
Dosen : Drs.
Said Sunardiyo M.T
Tanggal Penyerahan
: 15 September 2014
Pendidikan Teknik
Elektro Jurusan Elektro
UNIVERSITAS NEGERI
SEMARANG 2014
A.
Tujuan
1.
Mahasiswa dapat memahami rangkaian seri
2. Mahasiswa
dapat memahami rangkaian paralel
3. Mahasiswa
dapat memahami rangkaian campuran (seri+parallel)
4. Mahasiswa
dapat menghitung rangkaian seri, parallel dan campuran
5. Mahasiswa
dapat membedakan antara rangkaian seri dan parallel
6. Mahasiswa
dapat memahami Transformasi
rangkaian Delta ke Star
7. Mahasiswa
dapat memahami Transformasi rangkaian Star ke Delta
B.
Dasar
Teori
1. Rangkaian
Seri
Rangkaian seri adalah resistor yang
disusun secara sejajar (seri) antara resistor yang satu dengan resistor yang
lain. Cara perhitungan tahanannya tinggal di jumlah saja antara satu resistor
dengan resistor yang lain, R1+R2+R3+…..+Rn.
Gambar rangkaian seri :
Dengan
rumus hambatan total :
Rt
=
RAB= R1+R2+R3
Contoh
soal rangkaian seri :
1.
Jawab
=
Rs = RAB = R1+R2+R3
= 2+4+6
= 12 Ω --à hasil dari
hambatan rangkaian seri.
Rangkaian tahanan seri dibutuhkan jika:
a. Nilai
tahanan atau resistor yang dibutuhkan lebih besar dari tahanan atau resistor
yang tersedia.
b. Untuk
membagi tegangan, bila tegangan yang diminta lebih kecil ataupun lebih besar
daripada yang tersedia.
2. Rangkaian
Paralel
Tahanan atau resistor
yang dihubungkan secara paralel adalah jika semua ujung kaki depan tahanan R1,
R2, dan R3 disambungkan atau disimpulkan pada satu titik dan semua ujung kaki
belakangnya juga disambungkan atau disimpulkan pada satu titik.
Gambar rangkaian
parallel :
Dengan rumus hambatan
rotal :
=
, n= Jumlah R
=
, n= Jumlah R
Contoh soal rangkaian parallel :
1.
Jawab
=
=
=
=
RAB =
= 0,9 Ω -à
hasil dari rangkaian parallel
3. Rangkaian
campuran
Rangkaian campuran adalah
penggabungan/kombinasi antara rangkaian seri dengan rangkaian parallel.
Gambar
rangkaian campuran :
Dengan
rumus rangkaian :
Rt
= RAB = R1+R2+
= 2+4+
= 6+
= 6+
=
Rt =
= 6,8 Ω -à hasil dari rangkaian campuran
4. Konversi
rangkaian dari Star ke Delta.
Untuk mengkonversi maka 3 terminal senama (1, 2, 3)
pada star dan delta disatukan :
1. Ra
=
2. Rb =
3. Rc
=
5. Konversi
rangkaian dari Delta ke Star
Untuk mengkonversi maka 3 terminal senama (1, 2, 3)
pada Delta dan Star disatukan :
1. Rp
=
2. Rq
=
3. Rr
=
1.
Peralatan
yang digunakan
Peralatan
yang digunakan untuk praktikum dasar teknik elektro meliputi :
1. AVO
Meter/Multi Meter
Digunakan
untuk mengukur tegangan, arus dan hambatan komponen
Elektronika
dan komponen listrik.
2. Resistor
Digunakan sebagai alat/objek yang di
ukur dan di rangkai menjadi rangkaian seri, rangkaian parallel dan rangkaian
campuran untuk menentukan hambatan penggantinya.
3. Kabel
Jump
Digunakan untuk mengubungkan antara satu
resistor dengan resistor yang lain untuk membuat suatu rangkaian
4. Alat
Tulis
Digunakan untuk mencatat data-data hasil
pengukuran dari baerbagai rangkaian resistor tersebut.
2.
Langkah
Kerja
1. Pertama
:
Persiapkan semua peralatan yang di
butuhkan, mulai dari AVO Meter/Multi Meter, beberapa Resistor, Kabel Jump dan
Alat tulis.
2. Kedua
:
Atur petunjuk AVO Meter/Multi Meter
sesuai dengan kebutuhan untuk mengukur seberapa hambatan dari resistor-resistor
tersebut. Sebelum melakukan pengukuran pastikan skala menunjukan angka 0, untuk
memastikan di kalibrasi terlebih dahulu agar tidak salah dalam pengukuran.
3. Ketiga
:
Setelah AVO Meter/Multi Meter di atur
sesuai dengan kebutuhan, tempelkan konektor/ujung AVO Meter/Multi Meter (Merah
= Positif (+), Hitam = Negatif (+) ) di resistor tersebut .
4. Keempat
:
Susun resistor-resistor tersebut dengan
menggunakan kabel jump, dan buat rangkaian seri, parallel, campuran. Hitung
hasil dari rangkaian seri, parallel dan campuran tersebut.
5. Kelima
:
Kemudian catat hasil dari pengukuran
hambatan rangkaian-rangkaian tersebut, setelah itu laporkan ke pada dosen yang
mengisi mata kuliah dengan hasil pengukuran.
3.
Prinsip
Kerja
Resistor sebagai komponen elektronika
yang berfungsi untuk menjadi sebuah hambatan atau tahanan arus listrik dari
sebuah rangkaian elektronik yang sangat mempunyai peran penting. Resistor dapat
di bentuk menjadi beberapa rangkaian seperti rangkaian seri, parallel dan
campuran. Rangkaian itu di susun bertujuan untuk membuat berapa besar hambatan pengganti
sesuai dengan keinginan atau kebutuhan kita.
C.
Kesimpulan
Rangkaian resistor digunakan untuk
mendapatkan suatu nilai dari beberapa resistor. Rangkaian resistor terdiri dari
rangkaian seri, rangkaian parallel dan rangkaian campuran.
1.
Resistor yang disusun seri selalu menghasilkan resistansi yang
lebih besar.
Pada rangkaian seri, arus yang mengalir pada setiap
resistor sama besar.
R1, R2, dan R3 disusun secara
seri, resistansi dari gabungan R1, R2, dan R3 dapat diganti
dengan satu resistor pengganti yaitu Rs.
Rs = R1+ R2 + R3 + .... + Rn
dengan n banyaknya R yang disusun.
2.
Resistor yang
disusun secara paralel selalu menghasilkan resistansi yang lebih kecil. Pada
rangkaian paralel arus akan terbagi pada masing-masing resistor pada
masing-masing resestor, tetapi tegangan pada ujung-ujung resistor sama besar.
Pada rangkaian resistor disamping untuk R1, R2,
dan R3 disusun secara paralel, resistansi dari gabungan R1, R2,
dan R3 dapat diganti dengan satu resistor pengganti yaitu Rp.
Resistor yang dirangkai secara paralel mempunyai nilai
pengganti, yang besarnya dapat dirumuskan:
3. Rangkaian
Campuran adalah rangkaian
kombinasi antara rangkaian seri dan parallel dalam rangkaian listrik.
Dapat dirumuskan dengan :
Rt
= RAB = R1+R2+



